2021+ Ciri Ciri Cerpen Paling Lengkap

Bisakah kamu sebutkan dan jelaskan ciri-ciri dari cerpen? Dalam kesusastraan, cerpen adalah karya yang memiliki ciri tertentu yang membedakan cerpen dengan jenis karya lainnya. Ciri tersebut melekat pada cerpen menjadi sebuah karakteristik khas dari salah satu cerita rekaan ini. Hal paling mendasar dari cerpen yang paling gampang kita kenali adalah ceritanya yang mengisahkan masalah sederhana dan diceritakan secara singkat, atau pendek.

 Bisakah kamu sebutkan dan jelaskan ciri 2021+ Ciri Ciri Cerpen Paling Lengkap

Namun, ciri-ciri dari cerpen tidak cukup sampai di situ, ada beberapa ciri lain yang penting diketahui oleh pembaca sehingga mudah mengenali suatu karya itu adalah cerpen. Ciri itu juga dapat berguna sebagai panduan bagi pembaca sekalian yang ingin menulis atau mengembangkan cerpen.

Nah, mengingat arti penting dari pengetahuan tentang ciri-ciri cerpen tersebut, pada kesempatan ini kami akan menguraikan secara lengkap dan terperinci semua poin yang termasuk ke dalam ciri-ciri cerpen. Setelah membaca uraian ini, besar harapan kami pembaca dapat mengetahui dan memahami ciri-ciri cerpen dengan baik dan benar.

Ciri Ciri Cerpen

Ciri-ciri utama cerita pendek adalah singkat, padu, dan intensif. Ketiga ciri utama ini dapat dikembangkan lagi menjadi beberapa ciri yang lebih spesifik, antara lain sebagai berikut:

1. Ceritanya Pendek

Ciri-ciri cerpen yang pertama adalah jalan ceritanya yang pendek. Dengan kisah yang singkat atau pendek itu, pengarang harus mampu menuangkan segala ide atau gagasannya untuk sampai kepada pembaca. Kisah dalam cerpen sangatlah pendek jika dibandingkan dengan novel yang bisa memuat sampai berpuluh-puluh halaman.

2. Maksimal 10.000 Kata

Ciri-ciri cerpen yang kedua adalah dari segi jumlah kata, yaitu maksimal 10.000 kata. Para penulis cerpen harus mampu membatasi jumlah kata yang digunakan agar sesuai dengan aturan umum yang berlaku dalam penulisan cerpen. Jumlah ini telah menjadi kesepakatan para ahli sastra, sehingga sering dijadikan acuan dalam pembuatan cerpen.

3. Kisahnya Fiktif atau Rekaan

Ciri-ciri cerpen yang ketiga adalah kisah ceritanya yang bersifat fiktif atau rekaan. Umumnya, pengembangan cerita pendek berasal dari ide, gagasan, atau buah pemikiran pengarang. Ide tersebut dapat berlandaskan imajinasi, ataupun pengalaman pengarang sendiri. Meskipun, terkadang berasal dari pengalaman, namun tidak berarti bahwa cerpen itu adalah kisah nyata, sebab jalan ceritanya telah melalui proses imajinasi dari penulis.

Materi Cerpen Lainnya:

4. Alur Cerita Tunggal

Ciri-ciri cerpen yang keempat, adalah alurnya yang hanya berjumlah satu saja. Jadi, ciri utama dari cerpen yaitu menggunakan alur tunggal. Dalam bahasa yang lain, hanya terdapat 1 plot cerita saja yang dibangun dalam cerpen. Cerpen tidak memiliki cabang atau alur cerita yang lain. Jadi, pengarang cerpen hanya menuliskan 1 alur saja, yang terdiri dari masalah dan solusi penyelesaian pada akhir cerita.

5. Ceritanya Mirip dengan Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri cerpen yang kelima adalah jalan ceritanya yang mirip dengan kehidupan sehari-hari. Pembaca akan menemukan latar atau setting cerita yang cukup familiar dengan keadaan sehari-hari. Penggambaran seperti itu sengaja dibuat agar pembaca dapat larut dalam suasana yang dibangun oleh penulis sehingga lebih mudah memahami inti cerita.

6. Selesai Dibaca dalam Sekali Duduk

Ciri-ciri cerpen selanjutnya adalah ceritanya yang akan tuntas dibaca hanya dalam sekali duduk. Jadi, tidak seperti novel yang butuh berhari-hari untuk menyelesaikannya, cerpen hanya membutuhkan waktu beberapa 1 sampai 2 jam saja. Hal ini sebagai konsekuensi dari penggunaan jumlah kata yang maksimal 10.000 kata saja.

7. Menggunakan Alur Maju

Ciri-ciri cerpen yang ketujuh adalah menggunakan alur maju. Jadi, seluruh rangkaian kejadian atau peristiwa di dalam cerpen dipaparkan secara berurutan dari waktu ke waktu. Penggunaan alur maju dalam penulisan cerpen dirasa efektif untuk menghemat jumlah kata yang terbatas itu. Para tokoh dan peristiwa yang terkait dengannya akan terus maju sesuai dengan kronologi waktu.

8. Penokohan Cerpen Sederhana

Ciri-ciri cerpen selanjutnya adalah dari segi penokohan. Dalam sebuah cerita pendek, penokohan yang digunakan sangatlah sederhana. Jadi, penggambaran tokoh tidak dilakukan secara mendetail, atau hanya secara singkat saja. Tidak seperti halnya dengan novel yang lebih bebas dalam mengeksplorasi para tokohnya secara lebih mendalam.

9. Berfokus pada Tokoh Utama

Ciri-ciri cerpen lainnya adalah ceritanya hanya berfokus pada tokoh utama saja. Jadi, sebuah cerita pendek tidak menggambarkan semua kisah tokoh yang terlibat di dalamnya. Hanya ada satu tokoh yang akan terus disorot dan digambarkan sepanjang cerita, yaitu hanya tokoh utama saja.

10. Ada Konflik, Masalah, dan Penyelesaian

Ciri-ciri cerpen selanjutnya adalah memiliki konflik (masalah) dan penyelesaian di akhir cerita. Berbeda dengan jenis prosa fiksi lainnya, cerpen hanya berfokus pada satu konflik atau permasalahan. Solusi penyelesaian akan diberikan oleh pengarang di akhir cerita.

11. Penggunaan Kata yang Simpel

Ciri-ciri cerpen berikutnya adalah terkait dengan penggunaan kata, dimana cerpen dikenal simpel atau sederhana dalam menggunakan kata. Para pengarang cerpen sering menggunakan kata-kata tidak baku dalam menguraikan cerita. Hal ini dimaksudkan agar pembaca mudah memahami keseluruhan isi cerita, khususnya para pembaca awam.

12. Terdapat Pesan atau Amanat

Ciri-ciri cerpen selanjutnya adalah terdapatnya pesan atau amanat yang disisipkan oleh pengarang ke dalam cerita. Biasanya, pesan ini dituliskan secara tersurat di akhir cerita, atau bisa juga dalam bentuk makna tersirat sehingga pembaca harus membaca dan memahami keseluruhan isi cerita untuk dapat menangkap pesan atau amanat tersebut.

13. Meninggalkan Kesan

Ciri-ciri cerpen yang terakhir adalah terdapat kesan yang ditinggalkan untuk para pembaca. Setelah membaca keseluruhan isi cerita, lengkap dengan konflik dan penyelesaiannya, maka pembaca akan merasakan kesan tertentu terhadap cerpen yang baru saja dibacanya. Cerpen yang baik adalah cerpen yang dapat menghadirkan kesan tersebut.

Demikianlah penjelasan tentang Ciri Ciri Cerpen. Bagikan materi ini kepada orang yang membutuhkan. Terima kasih, semoga bermanfaat.
LihatTutupKomentar