Rpp Kimia Kelas 10 Sma Kurikulum 2013 Revisi 2017

Rangkaian aktivitas dari analisis SKL hingga dengan evaluasi RPP Kimia Kelas 10 Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 Revisi 2017
RPP KIMIA KELAS 10 SMA/MA
 Rangkaian aktivitas dari analisis SKL hingga dengan penilaian, dijadikan sebagai materi dan pola dalam menyusun RPP Kimia Kelas 10 Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 Revisi 2017. untuk menyusun RPP Kimia Kelas 10 Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 Revisi 207 perlu memperhatikan sistematika RPP berikut.

a. Identitas
Sekolah : ( diisi nama sekolah )
Mata pelajaran :(diisi dengan mata pelajaran )
Kelas/Semester : ( diisi dengan kelas sesuai peminatan dan semester yangberlangsung)
Tahun pelajaran : ( diisi dengan tahun pelajaran berjaalan)
Alokasi Waktu : diisi melalui anailisa estimasi waktu.
Penentuan alokasi waktu sebaiknya melalui analisis dari waktu yang diharapkan untuk pencapaian tiap IPK.

b. Kompetensi Inti, 
Kompetensi inti dituliskan dengan cara menyalin dari Permendikbud Nomor 21 Tahun 2016 perihal Standar isi. 
Kompetensi Sikap Spiritual dan Kompetensi Sikap Sosial (rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin dan kerjasama) dicapai melalui pembelajaran tidak pribadi (indirect teaching) pada pembelajaran Kompetensi Pengetahuan dan Kompetensi Keterampilan melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah dengan memperhatikan karakteristik mata pelajaran, serta kebutuhan dan kondisi akseptor didik
KI-3    Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)berdasarkan rasaingin tahunya perihal ilmu pengetahuan,teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan insiden tampakmata
KI-4    Mencoba, mengolah, dan menyaji dalamranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) danranah abstrak(menulis, membaca, menghitung,menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajaridi sekolah dan sumberlain yangsama dalamsudut pandang/teori

c. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1    Menjelaskan metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia,  keselamat¬an dan keamanan di laboratorium, serta tugas kimia dalam kehidupan
  • 3.1.1    Mengidentifikasi Metode ilmiah, hakikat ilmu Kimia, keselamatan dan keamanan kimia di laboratorium, serta tugas Kimia dalam kehidupan
  • 3.1.2    Menjelaskan hakikat ilmu kimia dalam kehidupan sehari-hari melalui motovasi citra klarifikasi guru.
  • 3.1.3    Menerapkan peranan kimia dalam kehidupan sehari-hari melalui produk-produk kimia yang ditunjukkan oleh guru.
  • 3.1.4    Menjelaskan langkah-langkah metode ilmiah dalam menuntaskan dilema disekitar lingkungan
  • 3.1.5    Menjelaskan cara-cara bekerja di laboratorium
4.1    Menyajikan hasil rancangan dan hasil percobaan ilmiah
  • 4.1.1     Mempresentasikan hasil pengamatan mengenai hakikat ilmu kimia dan peranannya dalam kehidupan serta metode ilmiah dan keselamatan kerja di laboratorium melalui tes refleksi
d. Merumuskan tujuan pembelajaran
Perumusan tujuan pembelajaran harus terang dalam mengatakan kecakapan yang harus dimiliki akseptor didik Contoh tujuan pembelajaran dalam mata pelajaran Matematika.
Melalui model pembelajaran discovery learning, akseptor didik  sanggup menganalisis penyebab adanya fenomena sifat koligatif larutan pada penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis dan menyajikan hasil analisis menurut data percobaan terkait penurunan  tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku, dan tekanan osmosis larutan dengan rasa ingin tahu, teliti, disiplin dan bertanggung jawab
Tujuan pembelajaran di atas mengisyaratkan bahwa ada beberapa abjad kecakapan yang akan dikembangkan guru dalam pembelajaran, yaitu berpikir kritis,  kreativitas, dan kolaborasi. Selain itu, tujuan pembelajaran ini juga bertujuan untuk menguatkan pilar pendidikan yang berkaitan dengan mencar ilmu hidup bersama, dan peningkatan adat mulia yaitu saling menghargai dan menghormati antar sesama.

e. Materi
Cara menentukan materi pokok dan materi pembelajaran dalam RPP dituliskan poin poin yang merupakan materi pokok dan materi ajar. Materi pokok sanggup dirumuskan dari Kompetensi Dasar, sedangkan materi didik dirumuskan dari  indikator pencapaian kompetensi. Materi secara rinci menjadi lampiran RPP sebagai materi ajar.
Selain itu, perlu diperhatikan juga materi pembelajaran yang sanggup memfasilitasi akseptor didik untuk mencar ilmu lebih luas (broad based learning) serta memanfaatkan banyak sekali sumber belajar, termasuk sumber mencar ilmu digital dan sumber mencar ilmu berupa alam atau lingkungan masyarakat (community based learning) ibarat telah dijelaskan pada modul sebelumnya.

f. Kegiatan Pembelajaran
Pembelajaran merupakan suatu proses pengembangan potensi dan pembangunan abjad setiap akseptor didik sebagai hasil dari  sinergi antara pendidikan yang berlangsung di sekolah, keluarga dan masyarakat. Peserta didik menyebarkan sikap, pengetahuan, dan keterampilan serta menerapkannya dalam banyak sekali situasi, di sekolah, keluarga, dan masyarakat. Proses tersebut berlangsung melalui aktivitas tatap muka di kelas, aktivitas terstruktur, dan aktivitas berdikari di keluarga dan masyarakat dengan memanfaatkan banyak sekali sumber belajar.

g. Penilaian
Penilaian dalam RPP mengukur ketercapaian indikator pencapaian kompetensi.penguatan nilai-nilai abjad melalaui aktivitas literasi, serta peningkatan keterampilan Abad 21. Penilaian untuk mengukur ketercapaian indikator sanggup dilakukan dengan beberapa macam tehnik penilaian. Untuk lebih gampang dalam melakukan penilaian, sebaiknya dari indikator pencapaian kompetensi dijabarkan kedalam indikator soal.

h. Media/alat dan Sumber belajar
Media pembelajaran merupakan penggalan yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang menjadi tuntutan dalam pembelajaran. Media pembelajaran sebagai sarana bagi guru dalam melakukan pembelajaran di kelas. Media pembelajaran akan menghipnotis iklim belajar, kondisi dan lingkungan mencar ilmu yang ditata dan dikelola oleh guru.
Dalam menentukan media pembelajaran harus mempertimbangkan prinsip psikologi akseptor didik, antara lain motivasi, perbedaan individu, emosi, partisipasi umpan balik, penguatan dan penerapan. Penggunaan media pembelajaran sanggup mengatasi keterbatasan indera, ruang dan waktu, serta sanggup memfasulitasi akseptor didik untuk mencar ilmu lebih luas. Misalnya dalam pelajaran Kimia, akseptor didik diminta untuk melihat serta menyimak tanyangan video orang mencari ikan di sungai memakai arus listrik. Guru memotivasi  akseptor didik untuk bertanya terkait konten yang ditayangkan. Maka video sanggup menjadi  media pembelajaran, sekaligus sebagai sumber belajar. Media pembelajaran yang sanggup dipakai pada mata pelajaran kimia antara lain laboratorium, materi praktikum, lingkungan, alam , dan lain-lain.

Alat pembelajaran yaitu setiap peralatan yang sanggup menunjang efektifitas dan efisiensi pembelajaran dan sanggup menghipnotis tingkah laris akseptor didik. Misalnya proses pembelajaran akan dilakukan melalui aktivitas praktikum menentukan sifat larutan elektrolit dan non elektrolit, maka yang merupakan alat pembelajaran yaitu : alat uji daya hantar listrik dan gelas kimia.

Sumber mencar ilmu yaitu semua sumber yang sanggup dipakai oleh akseptor didik dalam belajar, baik secara terpisah maupun secara terkombinasi sehingga mempermudah akseptor didik untuk mencapai kompetensi tertentu. Sumber mencar ilmu sanggup berupa materi cetak,  digital, data, orang, dan alam atau lingkungan masyarakat,. Penulisan sumber mencar ilmu di RPP harus terang dan pasti.

Untuk lebih memahami bagaimana cara menyusun RPP berikut saya bagikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Kimia kelas 10 Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 Revisi 207
LihatTutupKomentar